Contoh Karya Ilmiah Fisika


Kata Pengantar
Selarik lafadz hamdalah tak hentinya terlanturkan kepada sang pemberi resky kesempatan, kesehatan, dan kreativitas. Karena berkat hidayah dan anugerah-nyalah tulisan karya ilmiah ini dapat selesai.
Sebetulnya, proses penulisan karya ilmiah ini diiringi dengan hambatan yang melintang dan halangan yang menghadang. Namun karena penulis yakin bahwa semanga juang yang hebatnya menerobos rintangan yang sedahyat apapun, maka pada akhirnya sebagian besar kendala dapat teratasi.
Penulis menyadari bahwa penyusun karya ilmiah ini tidak semudah membalikkan telapak tangan dan tidak secepat mengedipkan mata. Sehingga wajar jika penulisan karya ilmiah Ini terwujud dengan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu selarik ucapan “jazakallahu khairaa” penulisan haturkan kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan karya ilmia ini, yang telah memberikan arahan dan dorongan emas yang sangat berharga selama penulisan karya ilmiah ini.

Tulisan karya ilmiah ini tidak hanya di harapkan sebagai tugas yang di berikan oleh guru. Tetapi penulisan karya ilmiah ini juga diprioritaskan sebagai pendorong dan pembangun pribadi-pribadi cerds yang kreatif dan dapat berfikir secara luas.
Akhirnya dengan segala kerendahan hati, penulis memohon sumbangsi berupa kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan penulisan karya ilmiah ini. Dan semoga allah swt senang tiasa menununtun kita ke jalan yang diridhoi-nya, amin.
Sentral, 14 Februari 2013

Tim Penulis
DAFTAR ISI
1.    Sampul
2.    Kata Pengantar..................................................................................................... 1
3.    Daftar Isi ................................................................................................................ 2
4.    Bab I   Pendahuluan
§      Latar Belakang ............................................................................................... 3
§      Rumusan Masalah........................................................................................ 3
§      Tujuan Penulisan ......................................................................................... 4
§      Manfaat Penulisan ....................................................................................... 5
5.    Bab II Tinjuan Pustaka
§      Pengertian Al-Qur’an ............................................................................. 6
§      Pengertian Fisika .................................................................................... 6
6.    Bab III Pembahasan Teori kuantum planck
·         materi ............................................................................................................... 8
·         pembahasan contoh soal ............................................................................ 11
·         Ayat Al-Qur’an  Tentang Teori kuantum planck....................................... 11
7.    Bab Iv Pembahasan teori niels board
·         Materi  .............................................................................................................. 14
·         Ayat Al-Qur’an  Tentang teori niels boar ................................................... 15
·         Ayat Al-Qur’an  Tentang teori niels board ................................................. 16
8.    Bab V Pembahasan reaksi inti
·         Materi  .............................................................................................................. 17
·         pembahsan contoh soal............................................................................... 18
·         Ayat Al-Qur’an  Tentang reaksi inti ............................................................ 19
9.    Bab  Vi Penutup
§      Kesimpulan............................................................................................... 20
§      Saran.......................................................................................................... 20
§       Daftar Pustaka......................................................................................... 21




BAB I
PENDAHULUAN
A.      LATAR BELAKANG
Allah SWT menurungkan wahyu kepada nabi atau rasul terakhir yaitu,nabi muhhamad SAW. Alqur’an merupakan kitab yang wajib dibaca dan dipelajari,dan merupakan himpunan firman-firman allah swt (wahyu).
Didalam alquran terdapat banyak ilmu-ilmu yang trkandung di dalamnya, kita hanya perlu untuk membacanya sehingga kita dapat mengetahui segala sesuatu yng terdapat dalam alquran.
Seperti halnya dalam pelajaran fisika,semuanya memiliki hubungan dengan alquran. Pelajaran yang sering kita dapat dalam fisika sebenarnya telah di sebutkan dalam alquran tetapi mungkin kita tidak menyadarinya. Jika kita membaca alquran dengan saksama dan memperhatikan semua arti dari baccan arab tersebut, maka kita akan menya dari bahwa tenyata dalam aquran terdapat banyak pelajaran dan dapat digubakan sebagai sumber pengetahuan.
Untuk mengetahui hubungan alquran dengan pelajaran fisika.maka akan di lakukan dengan salah satu cara yaitu penulisan karya ilmiah.

B.      RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan dari etar belakang di atas, masalah penulis yang ingin diangkat adalah sebagai berikut:
1.    Bagaimana teori kuamtum planck dan contoh soal beserta pembahasannya dan Apakah hubungan Imtaq  dengan  teori kuamtum planck dalam mengkaji hubungan sikap dan amal perbuatan manusia yang semuanya dibalas oleh Allah SWT ?
2.    Bagaimana Model Atom Niels Bohr dan contoh soal beserta pembahasannya dan Apakah hubungan Imtaq  dengan Model Atom Niels Bohr dalam mengkaji hubungan sikap dan amal perbuatan dalam kehidupan sehari-hari ?
3.    Bagaimana reaksi inti dan soal beserta pembahasannya dan Apakah hubungan Imtaq  dengan  reaksi inti  dalam mengkaji hubungan yang terjadi di alam semesta ini?

C.       TUJUAN PENULISAN

Adapun tujuan penulisan karya ilmiah dalah sebagai berikut.:
1.    Untuk mengetahui teori kuantum planck, contoh soal beserta pembahasanya dan ayat tentang hubungan Imtaq  dengan  teori kuantum planck dalam Memformulasikan salah satu sunnatullah yang telah diperlihatkan Allah SWT di alam semesta.
2.    Untuk mengetahui Model Atom Niels Bohr, contoh soal beserta pembahasanya dan ayat tentang hubungan Imtaq  dengan Model Atom Niels Bohr dalam mengkaji hubungan sikap dan amal perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
3.    Untuk mengetahui reaksi inti, contoh soal beserta pembahasanya dan ayat tentang hubungan Imtaq  dengan  reaksi inti dalam mengkaji hubungan yang terjadi di alam semesta ini.

D.      MANFAAT PENULISAN
Adapun tujuan penulisan karya ilmiah dalah sebagai berikut.:
1.    Manfaat Teoritis
a.    menjadi bahan informasi dalam pengembangan khasanah ilmu pengetahuan.
b.    sebagai bahan infornasi bagi penulis selanjutnya yang mempunyai kajian yang sama dengan tulisan ini.

2.    manfaat praktis
a.    sebagai masukan bagi pemerintah untuk mengembangkan pendidikan yang terkait dengan agama.



BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.    AL-QUR’AN
Al-Quran menurut arti istilah (terminologi) yaitu
            Alquran adalah firman Allah SWT, yang merupakan mukjizat, yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul terakhir dengan perantaraan Malaikat Jibril yang tertulis di dalam mushaf yang disampaikan kepada kita secara mutawatir yang diperintahkan membacanya, yang dimulai dengan surat Al fatihah dan ditutup dengan Surat Annas.
            Alquran adalah lafal berbahasa Arab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang disampaikan kepada kita secara mutawatir, yang diperintahkan membacanya yang menantang setiap orang (untuk menyusun walaupun) dengan (membuat) surat yang terpendek dari pada surat-surat yang ada di dalamnya.
 Alquran diperintahkan untuk dibaca (selain dipelajari dan diamalkan) karena membaca Alquran merupakan ibadah.

B.   FISIKA
Banyak pelajar yang menganggap mata pelajaran Fisika merupakan mata pelajaran yang susah dan tidak mudah dimengerti. Apalagi rata-rata guru mata pelajaran Fisika ini juga termasuk dalam kategori guru yang "killer" sehingga semakin mempersulit siswa dalam memahami ata pelajaran ini. Namun, saat ini telah dipadukan dengan imtaq yang berisi tentang mempelajari ilmu Fisika merupakan sesuatu yang menyenangkan. hal ini sangat membantu siswa dalam menguasai teori Fisika karena dipadukan dengan imtaq mengenai hubungan dengan agama. Berikut ini adalah pengertian dan definisi Fisika: 

Kamus besar bahasa indonesia
Fisika adalah imu tentang zat dan energi (seperti panas, cahaya, dan bunyi)
 YOUNG, HUGH D
Fisika adalahsalah satu ilmu yang paling dasar dari ilmu pengetahuan
  GORIS SERAN D
Fisika merupakan salah satu cabang ilmu IPA yang menjadi dasar perkembangan teknologi maju



bab iii
pembahasan
Teori Kuantum Planck
A.   Teori Kuantum Planck

1.    MATERI
                Beberapa teori yang mencoba untuk menjelaskan tentang radiasi benda hitam, yaitu teori yang dikemukaan oleh Wilhelm Wien dan teori yang dikemukakan oleh Lord Rayleigh serta James Jeans pada akhir abad 19 yang menerangkan radiasi benda hitam mengunakan teori gelombang klasik. Hal tersebut dikarenakan pada saat itu telah mengenal bahwa energi radiasi benda hitam diperoleh dari energi getaran atom yang dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Akan tetapi pada saat itu mengganggap bahwa energi yang dipancarkan secara kontinu. Teori yang dikemukakan Wien hanya cocok untuk menjelaskan radiasi benda hitam pada daerah panjang gelombang pendek, tetapi tidak cocok untuk daerah panjang gelombang panjang.
            Sebaliknya teori Rayleigh – Jeans ternyata dapat menjelaskan radiasi benda hitam pada daerah panjang gelombang panjang tetapi gagal untuk menjelaskan pada panjang gelombang pendek. Akhirnya penjelasan yang dikemukakan oleh Max Planck yang sesuai dengan hasil spektrum radiasi benda hitam. Pada akhir tahun 1900 Max Planck mengemukakan pendapatnya yang sangat radikal karena apa yang dikemukakan Planck sangat bertentangan dengan pendapat saat itu.
Gambar. 1.3. Tingkat-tingkat energy atom
            Menurut Max Planck bahwa energy radiasi benda hitam dipancarkan tidak secara kontinu tetapi secara diskontinu, yaitu pancaran radiasi benda hitam dipancarkan dalam bentuk paket-paket energi yang disebut kuanta atau kemudian lebih dikenal dengan sebutan foton.
Selanjutnya Max Planck mengemukakan rumus emperisnya untuk mendukung pendapatnya dengan mengemukakan asumsi yang menyatakan bahwa :
a.    Energi radiasi yang dipancarkan oleh getaran atom-atom benda hitam berbentuk diskret (diskontinu). Setiap benda yang mengalami radiasi akan memancarkan energinya secara diskontinu (diskrit) berupa paket-paket energi. Paket-paket energi ini dinamakan kuanta (sekarang dikenal sebagai foton). Energi setiap foton sebanding dengan frekuensi gelombang radiasi dan dapat dituliskan  :
E = n h f                …………………..... 1.3
            dengan :          E = energi foton (joule)
                                    f = frekuensi foton (Hz)
                                    h = tetapan Planck (h = 6,6.10-34 Js) 
                                    n adalah bilangan kuantum
            Karena energinya diskret maka dikatakan energinya terkuantisasi atau tereksitasi, di mana             energi yang boleh diperkenankan adalah untuk n = 1, 2, 3, ... yang kemudian dikenal sebagai             tingkat-tingkat energi atom.
b. Molekul-molekul atau atom-atom akan memancarkan atau menyerap energi dalam bentuk paket-paket energy (diskret) yang disebut kuantum atau foton. Setiap foton wmemiliki energi sebesar hf.  Jika suatu atom menyerap 1 foton, energinya bertambah sebesar hf dan sebaliknya jika memancarkan satu foton energinya akan berkurang sebesar hf. Gambar (1.3) menggambarkan tingkat-tingkat energi atom atau molekul. Gagasan Max Planck baru menyangkut permukaan benda hitam saja. Kemudian Albert Einstein memperluasnya menjadi lebih luas yang dengan menggunakan teori kuantum, bahwa cahaya merupakan pancaran paket-paket energi yang disebut foton.
            Teori-teori yang dikemukakan sebelum tahun 1900 sering disebut dengan fisika klasik, sedang teori setelah tahun 1900 yang dengan diawali teori kuantum Planck ini disebut fisika modern.
Hukum Kekekalan Energi: Sesuai dengan energi lain, energi foton juga memenuhi kekakalan secara umum. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat berubah ke bentuk lain. Kekekalan energi ini menjelaskan bahwa energi cahaya dapat berubah ke bentuk lain atau cahaya dapat dibentuk dari energi lain.
            Contoh perubahan energicahaya adalah pada solar sel yaitu dapat diubah menjadi energi listrik. Apakah kalian memiliki kalkulator dengan sumber energi cahaya ? Contoh lain adalah energi listrik yang dapat berubah menjadi energi gelombang elektromagnetik yaitu produksi sinar-X. Elektron bergerak cepat dapat menumbuk logam pada anoda dan dapat meradiasikan energi. Energi ini yang dikenal sebagai sinar-X sebesar:
eV = h  atau λ =                                                     ………………….. 1.4.
            dengan :          λ = panjang gelombang foton (sinar-X)
                                    h = tetapan Planck (6,6.10-34 Js)
                                    c = cepat rambat gelombang elektromagnetik (3.108 m/s)
                                    e = muatan elektron (1,6.10-19 C)
                                    V = beda potensial pemercepat elektron (volt)

2.   Pembahasan Contoh Soal
Contoh: 1.3: Hitunglah energi foton dari gelombang cahaya yang memiliki frekuensi 5.1014 Hz         (h = 6,62.10-34 Js , 1 eV = 1,6 .10-19 Joule dan 1 Joule = eV)
Penyelesaian : Diketahui : h = 6,62 x 10-34 Js ; f = 5 x 1014 Hz
Ditanyakan : E = ...? …. E = hf = 6,62 x 10-34 x 5 x 1014 = 33,1 x 10-19 Joule = 20,69 eV
3.    Hubungan dengan imtaq
Setiap ang berhubungan dengan baik dunia maupun akhirat berhubungan dengan alqur’an. Berikut ini merupakan beberapa ayat tentang pembahasan yang berhubungan dengan teori kuantum planck sebagai berikut:

a.    Al-quran surah Yunus (2) ayat 22
22. Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): "Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur".

b.    Al-Quran Surah HUUD (3) Ayat 42
  42. Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya,[719] sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: "Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir."
[719]. Nama anak Nabi Nuh a.s. yang kafir itu Qanaan, sedang putra-putranya yang beriman ialah: Sam, Ham dan Jafits.
C. Al-Quran Surah Hud (4) Ayat 43
43. Anaknya menjawab: "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang". Dan Gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.


D. Al-Quran Surah Alfurkaan (5) Ayat 25



25. Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang.
bab iV
Model Atom Niels Bohr

A.     Model Atom Niels Bohr
1. Materi
a. Asumsi Dasar Bohr
            Niels Bohr (1885 - 1962) adalah asisten dari Thomsondan juga asisten dari Rutherford. Dia merasa belumpuas dengan teori-teori atom yang ada setelah ditemukannya spektrum atom hidrogen dengan perumusan Balmer.Kemudian Niels Bohr merumuskan empat asumsi dasaruntuk menopang teori atomnya dengan menghubungkanika klasik dengan teori kuantum Planck-Einstein sebagaiberikut.
(1)  Elektron bergerak mengelilingi inti (proton) dalampengaruh gaya elektrostatis.
(2)  Elektron hanya bisa berputar mengelilingi inti padaorbit tertentu yang memenuhi energi tertentu dalamkeadaan stabil sehingga dinamakan orbit stasioner.Karena harus memenuhi energi tertentu maka lintasanelektron ini juga dinamakan tingkat energi.
(3)  Elektron akan memancarkan radiasi jika berpindahdari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energiyang lebih rendah dan sebaliknya. Energi radiasinyasama dengan perubahan tingkat energinya danmemenuhi rumus Planck-Einstein.
E = Eawal - Eakhir = h f                    …………………………2.1
(4)   Orbit-orbit yang diperkenankan untuk ditempatielektron adalah orbit-orbit yang      memenuhi   momentum sudut kelipatan dari .

 
L = m v r = n)                         ……………………..2.2
n   dinamakan tingkat energi dan nilainya adalah 1, 2, 3, 4, ....
b. Jari-jari dan Tingkat energi
Dari asumsi dasar itulah kemudian Bohr dapatmenurunkan
jari-jari lintasan elektron dan memenuhiperu-musan berikut.           
rn = n2 r                                  ……………………….…2.3
Dan besarnya energi yang dimiliki elektron pada tingkat energi tertentunya memenuhi persamaan berikut:
En = (-13,6 /n2)  eV                 ………………………..2.4

2. Pembahasan contoh soal
Contoh 2.1: Energi elektron atom hidrogen pada tingkat dasar adalah -3,6 eV dan jari-jarinya adalah 0,528 Ao. Hitunglah :
                        a. jari-jari dan energi elektron pada lintasan M,
                        b. energi yang dilepaskan jika elektron berpindah dari kulit M ke kulit K!
Penyelesaian: E0 = - 13,6 eV; r0 = 0,528 Ao = 5,28 . 10-11 m ; kulit M berarti n = 3
a.    Jari-jari pada kulit M sebesar : r3 = n2 . r0                                                                                                                                       r3 = 32 . 5,28 . 10-11= 4,752 . 10-10 m
b.    Dan energi elektron pada tingkat energi pada kulit M sebesar :
                       
En= -
E3 = -
E3 = -1,51
Perpindahan elekron ini akan melepaskan energi sebesar:
     E=E3 –E1
=-1,51- (-13,6)=12,09 Ev


3. Hubungan Dengan Imtaq
Setiap ang berhubungan dengan baik dunia maupun akhirat berhubungan dengan alqur’an. Berikut ini merupakan beberapa ayat tentang pembahasan yang berhubungan dengan teori nielsboar  berikut:
Al-quran surah Yunus (1) ayat 41
61. Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).



bab V
REAKSI INTI
A.    Reaksi Inti
*    Materi
1. Pengertian Reaksi Inti
                Seperti penjelasan sebelumnya bahwa inti-inti atomdapat memancarkan zat-zat radioaktif sehingga akanmembentuk inti baru. Selain itu ternyata inti juga dapatpecah menjadi dua inti atau lebih yang hampir sama dandapat pula bergabung. Peristiwa-peristiwa perubahan intimenjadi inti baru ini dinamakan reaksi inti. Dalam suatureaksi inti ternyata berlaku beberapa kekekalan yaitu :
hukum kekekalan nomor atom, hukum kekekalan nomormassa dan kekekalan massa - energi.
Contoh 4.3: Sebuah partikel a ditembakkan pada inti 7N14. Jika setelah penembakan sebuah proton dapat dibebaskan, maka inti apakah yang akan terbentuk!
Penyelesaian: Partikel alfa : 2α4 dan proton : 1p1 ; reaksi yang terjadi dapat dituliskan :
2α4 + 7N14 ZXA + 1p1
                        Nomor atom kekal : 2 + 7 = Z + 1      -----------Z = 8
                        Nomor massa kekal : 4 + 14 = A + 1 -----------A = 17
                        Berarti : 8X17 adalah Oksigen 8O17

2. Hukum Kekekalan Massa - Energi
            Dalam suatu reaksi inti tidak ada yang memenuhikekekalan massa begitu pula kekekalan energi. Berartipada reaksi inti selalu terjadi perubahan massa. Perubahanmassa inilah yang diimbangi dengan perubahan energisesuaiFisika Inti kesetaraan massa - energi relativistik. Sehingga yang lebih tepat dapat dijelaskan bahwa pada reaksi inti terjadikekekalan massa -energi. Jika terjadi penambahan massamaka reaksinya membutuhkan energi. Begitu pula saatterjadi kehilangan massa maka reaksinya akan menghasilkanenergi.
Dua reaksi di atas merupakan salah satu kemungkinanreaksi yang terjadi. Banyak kemungkinan lain yangbisa terjadi misalnya 1H2 bereaksi lagi dengan 1H1. Halpenting yang perlu diperhatikan pada reaksi itu adalahtimbulnya energi. Kesetaraan massa dan energi reaksisesuai persamaan berikut.
E = Δm . 931,5 MeV               ……………………….4.5
*    Pembahasan  Contoh Soal
Contoh 4.4: Di matahari terjadi reaksi fusi seperti di bawah.
2He3 + 2He3 2He4 + 21H1 + E
                       Diketahui massa inti 1H1 = 1,0081 sma; massa inti 2He3 = 3,0169 sma; massa inti 2He4 = 4,0089 sma. Bila 1 sma setara dengan energi 931 MeV, maka tentukan energi yang dihasilkan pada setiap reaksi fusi di atas !
Penyelesaian: Massa pereaksi m0 :             m0 = 2m(2He3 ) = 2 . 3,0169 = 6,0338 sma
                        Massa hasil reaksi m :            m = m(2He4)+ 2m (1H1 )= 4,0039 + 2 . 1,0081= 6,0201 sma
                        Perubahan massa dalam reaksi inti (massa berkurang) sebesar:
                                                            Δm = m0 = m = 6,0338 - 6,0201= 0,0137 sma
                        Karena massa berkurang berarti akan dihasilkan energi yaitu sebesar
                                                            E = Δm . 931 = 0,0157 . 931 = 12,7547 MeV

*   Hubungan Dengan Imtaq

Setiap ang berhubungan dengan baik dunia maupun akhirat berhubungan dengan alqur’an. Berikut ini merupakan beberapa ayat tentang pembahasan yang berhubungan dengan reksi inti sebagai berikut:

Al-Quran Surah As-Sajdah Ayat 5
5. Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu[1190]

[1190]. Maksud urusan itu naik kepadaNya ialah beritanya yang dibawa oleh malaikat. Ayat ini suatu tamsil bagi kebesaran Allah dan keagunganNya.



BAB Vi
PENUTUP
A.     Kesimpulan

Berdasarkan uraian pembahasan kita dapat menyimpulakan bahwa:
Pelajaran fisika berkaitan dengan agama, khususnya dan tepatnya agama islam. Mulai dari pelajaran listrik statis, induisi magnet dan imbas elektromagnetik semua berkaitan dengan al-quran.dalam al-quran terdapat semua penjelasan mengenai segala sesuatu yang dipelajari dalam pelajaran fisika.

B.     Saran

Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa :
1.    Pemerintah sebaiknya lebih mengembangkan pelajaran yang dapat menghubungkan dengan al-qur’an bagi umat islam.
2.    Siswa sebaiknya memanfaatkan hasil karya ilmiah ini untuk lebih mendalami fisika yang sebenarnya sangat berkaitan dengn al-qur’an